logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur

Komplek Perkantoran Bukit Menderang, Desa Rano, Muara Sabak, Tanjung Jabung Timur

Survey Persepsi Anti Korupsi (SPAK) Triwulan I Tahun 2021

Survey Persepsi Anti Korupsi (SPAK) Triwulan I Tahun 2021
SKM

3 (tiga) unsur terendah IPAK :

Nilai terendah 1 : Manipulasi Peraturan dengan nilai 3,22

Nilai terendah 2 : Hadiah dengan nilai 3,65

Nilai terendah 3 : Perbuatan Curang dengan nilai 3,67

Tindak Lanjut dari 3 (tiga) unsur terendah :

Tindak Lanjut 1 :
Manipulasi Peraturan adalah sebuah proses rekayasa yang secara disengaja dengan melakukan penambahan, pensembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah sumber informasi, subtansi, realitas, kenyataan, fakta-fakta, data ataupun sejarah yang dibuat berdasarkan sistem perancangan yang bisa dilakukan secara individu, kelompok atau sebuah tata sistem nilai, manipulasi peraturan adalah bagian penting dari suatu tujuan tertentu dalam hal tindakan penanaman gagasan, dogma, doktrinisme, sikap, sistem berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu. Menyikapi keadaan tersebut, pimpinan pengadilan telah berusaha memberikan pembinaan kepada seluruh Hakim dan Aparutur Pengadilan untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan para pencari keadilan dan para pengguna layanan di Pengadilan. Dengan hal-hal tersebut kedepannya Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur akan lebih memaksimalkan lagi untuk meminimalisir perbuatan manipulasi peraturan dengan cara melakukan pembinaan secara berjenjang dan supaya tetap menjaga kode etik profesinya masing-masing sehingga tercapai waktu pelayanan yang cepat, sederhana dan biaya ringan.

Tindak Lanjut 2 :
Hadiah adalah sesuatu yang diberikan oleh orang lain kepada Aparatur Pengadilan baik berupa barang, uang tunai maupun juga jasa baik yang diterima secara pribadi maupun bersama-sama sehingga timbulnya hubungan timbal balik dan cenderung akan terjadinya perbuatan curang. Dalam mencegah adanya pemberian hadiah atau gratifikasi tersebut Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur telah memberikan pembinaan kepada seluruh Aparatur Pengadilan baik Hakim, ASN serta Honorer agar tidak melakukan perbuatan tersebut, sebagaimana telah dilakukannya penandatangan fakta integritas bagi seluruh Aparatur Pengadilan. Harapan setelah adanya pembinaan tersebut dapat merubah prilaku atau tata cara Aparatur Pengadilan dalam memberikan pelayanan menjadi lebih baik, karena bagian pelayanan merupakan Kontrol bagi semua Aparatur Penegak Hukum terutama bagi para ASN pada lingkup Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur.

Tindak Lanjut 3 :
Perbuatan curang adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh Aparatur Pengadilan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya. Untuk kedepannya Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur akan lebih meningkatkan terhadap pengawasan dan pembinaan kepada seluruh Aparatur Pengadilan sehingga tidak terjadi perbuatan yang tercela tersebut, sebagaimana upaya Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur dengan cara memasang Banner yang berkaitan dengan SEMA Nomor 3 tahun 2010;







  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

    • Ma Dan Mui Tanda Tangani Nota Kesepahaman

      jakarta-humas: Majelis Ulama Indonesia (mui) Berkomitmen Untuk Memperkuat Koordinasi Dan Kerja Sama Dengan Mahkamah Agung (ma) Dalam Rangka Mengembangkan Penegakkan Hukum Berbasis Syariah Di Indonesia. Komitmen Tersebut Tertuang Dalam Nota Kesepahaman Antara Ketua Ma, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, Sh., Mh, Dan Ketua Mui, K.h. Miftachul Akhyar Yang Telah Ditandatangani Oleh Kedua Belah Pihak Pada Rabu Siang (27/10) Di Ruang Kerja Ketua Mahkamah Agung, Jakarta.

      nota Kesepahaman Ini Bertujuan Untuk Memangkas Permasalahan-permasalahan Yang Timbul Dari Sengketa Keuangan Syariah Atau Industri Halal Yang Kian Marak Di Indonesia.

      menanggapi Hal Ini, Ketua Mahkamah Agung Menyambut Baik Kerja Sama Ini, Karena Merasa Terbantu Dalam Mengurangi Sengketa Keuangan Syariah.

      mantan Ketua Pengadilan Negeri Bandung Itu Juga Menyatakan Bahwa Nota Kesepahaman Ini Bisa Menjadi Bekal Untuk Ke Akhirat Nanti, Saya Harapkan Nota Kesepahaman Ini Tidak Hanya Menjadi Ibadah Kita Di Dunia Namun Juga Menjadi Pahala Untuk Bekal Ke Akhirat, Harap Guru Besar Universitas Diponegoro Tersebut.

      turut Hadir Mendampingi Ketua Mahkamah Agung Yaitu Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial Dr. H. Sunarto,s.h., M.h., Ketua Kamar Agama Dr. H. Amran Suadi, S.h., M.h., Ketua Kamar Pembinaan Prof. Takdir Rahmadi, S.h., L.l.m, Sekretaris Mahkamah Agung Dr. Hasbi Hasan, S.h., M.h, Dan Kepala Biro Hukum Dan Humas, Dr. H. Sobandi, S.h., M.h. Sedangkan Dari Mui Turut Hadir Yaitu Wakil Sekjen Mui Dr. Ihsan Abdullah, Ketua Badan Arbitrase Syariah Nasional Mui Prof. Dr. Zainal Arifin Hosein S.h., M.h., Wakil Ketua Badan Arbitrase Syariah Nasional Mui, Ahmad Azharuddin Latief, M.ag., M.h, Dan Anggota Badan Arbitrase Syariah Nasional Mui Mohammad Hoessein, S.h., M.h.

      acara Yang Diselenggarakan Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat Ini Ditutup Dengan Saling Bertukar Cindera Mata Dan Berfoto Bersama. (azh/rs)

    • Ketua Ma: Wisuda Purnabakti Penanda Paripurnanya Pengabdian Kedinasan Seorang Juru Adil

      jakarta - Humas : Wisuda Purnabakti Adalah Sebagai Penanda Paripurnanya Pengabdian Kedinasan Seorang Juru Adil Setelah Berpuluh Tahun Melakukan Pergulatan Kemanusiaan Dalam Memutus Dan Mengadili Perkara. Terlebih Jika Perkara Itu Berkaitan Dengan Nyawa Dan Nasib Orang, Bahkan Tidak Hanya 1 Atau 2 Orang, Melainkan Mungkin Saja Perkara Yang Diputus Itu Menentukan Nasib Orang Banyak. Dalam Keadaan Tertentu Seorang Hakim Harus Betul-betul Berijtihad, Mencurahkan Seluruh Akal Budinya Melakukan Judicial Activism Dalam Menemukan Hukum Yang Tepat Dan Cocok Untuk Perkara Yang Sedang Ditanganinya.

      hal Tersebut Disampaikan Ketua Mahkamah Agung (kma) Ri, Prof. Dr. H.m. Syarifuddin, S.h., M.h., Dalam Sambutannya Saat Pimpin Wisuda Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak H. Suripto, S.h., M.h. Secara Vitual Rabu, 27 Oktober 2021.

      lebih Lanjut, Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Tersebut Menyampaikan Beratnya Pengabdian Dan Tanggung Jawab Seorang Hakim, Tidak Semua Hakim Diberi Anugerah Oleh Allah Swt Untuk Mengalami Momen Bersejarah Seperti Ini. Cukup Banyak Hakim Yang Meninggal Dunia Atau Terhenti Pengabdiannya Karena Satu Dan Lain Hal Sebelum Mencapai Usia Pensiun, Sehingga Tidak Dapat Merasakan Momentum Wisuda Purnabakti.

      guru Besar Universitas Diponegoro Tersebut Dalam Sambutannya Mengutip Ucapan Rasulullah Saw Ketika Bermunajat Kepada Allah Ya Allah, Jadikanlah Sebaik-baik Umurku Pada Penghujungnya, Jadikan Pula Sebaik-baik Amalku Berada Di Masa Akhir Umurku, Dan Jadikan Hari Terbaikku Adalah Hari Pada Saat Aku Bertemu Dengan-mu.

      karenanya, Berbahagialah Para Hakim Yang Dapat Mengakhiri Masa Pengabdiannya Dengan Nama Baik Yang Terjaga Dan Prestasi Yang Membanggakan. Yang Demikian Itu Adalah Penanda Bahwa Hakim Tersebut Telah Menjalankan Pengabdian Tugasnya Secara Sungguh-sungguh, Penuh Dedikasi Dan Keikhlasan.

      pada Kesempatan Tersebut, Kma Mengucapkan Terima Kasih Dan Penghargaan Yang Setinggi-tingginya Atas Pengabdian Panjang Yang Telah Bapak Darma Baktikan.

      selamat Memasuki Usia Pensiun Dan Selamat Berkumpul Dan Berbahagia Dengan Keluarga. Semoga Allah Swt Senantiasa Memberikan Rahmat, Taufik Serta Hidayah-nya Kepada Bapak H. Suripto, S.h., M.h. Dan Keluarga. Amiin Yaa Rabbal Alamin.ujar Prof Syarifuddin Mengakhiri Sambutannya.

      turut Hadir Dalam Acara Ini Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial, Para Ketua Kamar Mahkamah Agung, Sekretaris Mahkamah Agung, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Ketua Umum Dharmayukti Karini Serta Seluruh Ketua Pengadilan Tinggi Seluruh Indonesia Secara Daring.(erw/pn)

  • Berita Informasi Badan Peradilan Umum (Badilum)

    • Selamat Dan Sukses Atas Dilantiknya Para Yang Mulia Hakim Agung

      direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Dilantiknya Yang Mulia Hakim Agung Pada Hari Selasa, 19 Oktober 2021. Tujuh Hakim Agung Yang Dilantik Dan Diambil Sumpahnya Oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Gung Ri, Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.h., M.h.adalah:

      Dr. Prim Haryadi, S.h., M.h., Sebagai Hakim Agung Kamar Pidana. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.h., M.hum., Sebagai Hakim Agung Kamar Pidana.  Jupriyadi, S.h., M.hum., Sebagai Hakim Agung Kamar Pidana. Suharto, S.h., M.hum., Sebagai Hakim Agung Kamar Pidana. Yohanes Priyana, S.h., M.h., Sebagai Hakim Agung Kamar Pidana. Dr. H. Haswandi., S.h., S.e., M.hum., M.m., Sebagai Hakim Agung Kamar Perdata. Brigadir Jenderal Tni Dr. Tama Ulinta Br Tarigan, S.h., M.kn., Sebagai Hakim Agung Kamar Militer.
    • Bimbingan Teknis Asesor Akreditasi Penjaminan Mutu Di Pengadilan Tinggi Gorontalo

      dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Kualitas Asesor Dari Pengadilan Tinggi Dalam Melakukan Evaluasi Sesuai Standar Akreditasi Penjaminan Mutu (apm), Maka Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum  Melaksanakan Bimbingan Teknis Asesor Akreditasi Penjaminan Mutu Di Pengadilan Tinggi Gorontalo. Tim Asesor Ditjen Badilum Dipimpin Oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Dr. Lucas Prakoso, S.h, M.hum. Kegiatan Diadakan Di Kota Gorontalo, Pada 14-15 Oktober 2021. Kegiatan Ini Dihadiri Langsung Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo, Nugroho Setiadji, S.h., M.h.